Hari ini hujan, mungkin tuhan senang menurunkan nikmatnya untuk kita
merasakan basah dan dingin yang menyeruak masuk hingga ke tulang- tulang, kaca jendela berembun, aku sentuh dengan
beberapa lekukan gerak telunjuku, membisikan padanya bahwa rinduku akan kamu
sama banyaknya separti air yang turun dari langit hari ini,,,
Sudahkah kamu memeluk dirimu hari ini?
dari lelahnya jam -
jam sibuk yang ada di duniamu.
Siapakah yang mendapatkan pelukanmu hari ini,?
dibawah naungan payung dengan helaan nafas antara kamu dengan seseorang itu,,..
nyatanya
berhasil berada dalaam dekapmu, menjadi impian dalam hidupku kali
ini,,.mendengarkan degup jantungmu yang tak pernah beraturan itu menjadikan sebuah
kesinambungan melodi yang mampu memejamkan lelahnya mata dan membawaku ke alam mimpi bersamamu, hujanku
kali ini, tetap tak mampu untuk kamu baca,, dari kesekian kali kamu hanya
melewatanya dan terus sibuk dengan duniamu,bisakah kamu merasa hujanku kaali
ini cerminan dari perasaanku saat ini..
*
Cerita hujan kali ini masih sama,, saama masih belum bisa
menghapuskan jejak yang kau tinggalkan disinii, emm bukan kau tinggalkan, tetapi
yang tertinggal oleh pemiliknya yang tak
merasa kehilangan jejaknya,,..
pernahkah kamu berlari?
berlari tapi tak pernah
merasa lelah.. ya aku selalu berlari (melupakan) jauh dari duniamu,,
tapi aku tak pernah merasa lelah, sampai pada akhirnya mungkin aq harus berhenti untuk sejenak menghela nafas,dan akhirnya waktu yang membuatku lelah sendiri,,aku selalu berharap, berharap setiap detik, berharap lagi rasa itu mati, mati dengan sendirinya, di balik sunyi sepi yang tak pernah lagi terjamah olehmu..,
tapi aku tak pernah merasa lelah, sampai pada akhirnya mungkin aq harus berhenti untuk sejenak menghela nafas,dan akhirnya waktu yang membuatku lelah sendiri,,aku selalu berharap, berharap setiap detik, berharap lagi rasa itu mati, mati dengan sendirinya, di balik sunyi sepi yang tak pernah lagi terjamah olehmu..,
kamu hujanku….

Komentar
Posting Komentar