langitku sedari tadi sudah siap menumpahkan
air matanya ke bumi,cuaca hari ini begitu sendu,perasaan semakin lama semakin pilu.., dan nyatanya tintaku hampir
habis mengukir namamu di langit malamku...
lagii aku menulis tentangmu lagi,,
berkali kali ribuan kali,, jentikan jentikan ini mengikuti hati,, seraya itu aku mulai membuka hati untuk
siapa aku tak mengerti ?
kamu rumit,
begitu rumit,, hingga lelah tak berdaya entah aku harus berlaku seperti apa..
apa memang sengaja di buat rumit,,agar aku tak pernah bisa sampai kesana?
Tak pernah bisa sampai dan keluar dari sana? Apa aku yg terlalu sederhana hingga tak bisa bersanding dengan kamu yang begitu rumit bahkan lebih rumit dari soal soal statistika ??
apa memang sengaja di buat rumit,,agar aku tak pernah bisa sampai kesana?
Tak pernah bisa sampai dan keluar dari sana? Apa aku yg terlalu sederhana hingga tak bisa bersanding dengan kamu yang begitu rumit bahkan lebih rumit dari soal soal statistika ??
Jangan permainkan
rasa, datang bagai duri lalu hilang bagai mimpi,, jangan tampar aku berkali
kali, jangan tancapkan belati dihati,,aku hanya butuh hati untuk mencintai,..
tanpa diminta setiap hari,,..
Jangan buang
waktumu, dengan membuang buang waktuku..
jangan ambil hatiku jika kamu takkan kembali,, kembalikan lagi,letakan pada
tempatnya seperti sedia kala, bila kamu tak berminat lipurkan
lara...
Apa mungkin ini
hanya ilusi,, dan nyatanya kita sama sama terjebak situasi? Aku ikhlas
merasakann ini, nikmat ini tuhan yang beri,, tapi jangan permainkan hati,,
sudah cukup aku berlari...


Komentar
Posting Komentar